TEORI
1. Pengertian
Input
Input Pendidikan adalah segala sesuatu yang harus tersedia
karena dibutuhkan untuk berlangsungnya proses. Sesuatu yang dimaksud berupa
sumberdaya dan perangkat lunak serta harapan-harapan sebagai pemandu bagi
berlangsungnya proses, misalnya ketenagaan, kurikulum, peserta didik, biaya,
organisasi, administrasi, peranserta masyarakat, kultur sekolah dan sub
komponen, regulasi, sarana dan prasarana.
2. Pengertian Proses
Proses Pendidikan merupakan berubahnya sesuatu menjadi
sesuatu yang lain. Sesuatu yang berpengaruh terhadap berlangsungnya proses
disebut input, sedangkan sesuatu dari hasil proses disebut output. Dalam
pendidikan (tingkat sekolah) proses yang dimaksud adalah proses pengambilan
keputusan, proses pengelolaan kelembagaan, proses pengelolaan program, proses
belajar mengajar, dan proses monitoring dan evaluasi, dengan catatan bahwa
proses belajar mengajar memiliki tingkat kepentingan tinggi dibandingkan dengan
proses-proses yang lain.
3. Pengertian
Output
Output sekolah pada umumnya adalah merupakan
kinerja sekolah. Kinerja sekolah adalah prestasi sekolah yang dihasilkan dari
proses/perilaku sekolah. Kinerja sekolah dapat diukur dari kualitasnya,
efektifitasnya, produktivitasnya, efisiensinya, inovasinya, kualitas kehidupan
kerja, dan moral kerjanya. Oleh
karena demikian dapat disimpulkan bahwa output sekolah yang diharapkan adalah
prestasi sekolah yang dihasilkan oleh proses pembelajaran dan manajemen di
sekolah.
Pada umumnya, output dapat
diklasifikasikan menjadi dua, yaitu output berupa prestasi akademik (academic,
achivement) dan ouput berupa prestasi non-akademik (non-academic achivement).
Output prestasi akademi misanya, NEM, lomba karya ilmiah remaja,
lomba mata pelajaran, cara-cara berfikir (kritis, kreatif/divergen, nalar,
rasional, induktif, dedukatif, dan ilmiah). Output non-akademik, misalnya
keingintahuan yang tinggi, harga diri kejujuran, kerjasama yang baik, rasa
kasih sayang yang tinggi terhadap sesama, solidaritas yang tinggi, toleransi,
kedipsiplinan, kerajinan prestasi oleh raga, kesenian, dan kepramukaan.
Contoh :
Industri Pertambangan Batu Bara
INPUT
·
Orang
·
Lahan /
Area Tambang
·
Peralatan
Tambang atau unit tambang
·
Logistik (
Part Maintenance,Fuel,Oli,ect)
·
Transportasi
·
Tempat
Tinggal karyawan ( bagi yg dimess)
·
office /
Kantor
Dalam proses penambangan batubara ada banyak proses yang
perlu dilakukan. dalam penambangan batubara juga tidak boleh ditinggalkan aspek
lingkungan, agar setelah penambangan selesai dilakukan, lingkungan dapat
dikembalikan ke keadaan yang baik.
1 Persiapan
Kegiatan ini merupakan kegiatan tambahan dalam tahap
penambangan. Kegiatan ini bertujuan mendukung kelancaran kegiatan penambangan.
Pada tahap ini akan dibangun jalan tambang (acces road), stockpile, dll.
2 Pembersihan lahan (land clearing)
Kegiatan yang dilakukan untuk membersihkan daerah yang akan
ditambang mulai dari semak belukar hingga pepohonan yang berukuran besar. Alat
yang biasa digunakan adalah buldozer ripper dan dengan menggunakan bantuan
mesin potong chainsaw untuk menebang pohon dengan diameter lebih besar dari 30
cm.
3 Pengupasan Tanah Pucuk (top soil)
Maksud pemindahan
tanah pucuk adalah untuk menyelamatkan tanah tersebut agar tidak rusak sehingga
masih mempunyai unsur tanah yang masih asli, sehingga tanah pucuk ini dapat
diguanakan dan ditanami kembali untuk kegiatan reklamasi.
Tanah pucuk yang dikupas tersebut akan dipindahkan ke tempat
penyimpanan sementara atau langsung di pindahkan ke timbunan. Hal tersebut
bergantung pada perencanaan dari perusahaan.
4. Pengupasan Tanah Penutup (stripping overburden)
Bila material tanah penutup merupakan material lunak (soft
rock) maka tanah penutup tersebut akan dilakukan penggalian bebas. Namun bila
materialnya merupakan material kuat, maka terlebih dahulu dilakukan
pembongkaran dengan peledakan (blasting) kemudian dilakukan kegiatan
penggalian. Peledakan yang akan dilakukan perlu dirancang sedemikian rupa
hingga sesuai dengan produksi yang diinginkan.
Penimbunan
Tanah Penutup (overburden removal)
Tanah penutup dapat ditimbun dengan dua cara yaitu
backfilling dan penimbunan langsung. Tanah penutup yang akan dijadikan material
backfilling biasanya akan ditimbun ke penimbunan sementara pada saat taambang
baru dibuka.
6 Penambangan Batubara (coal getting)
Untuk melakukan penambangan batubara (coal getting) itu
sendiri, terlebih dahulu dilakukan kegiatan coal cleaning. Maksud dari kegiatan
coal cleaning ini adalah untuk membersihkan pengotor yang berasal dari
permukaan batubara (face batubara) yang berupa material sisa tanah penutup yang
masih tertinggal sedikit, serta pengotor lain yang berupa agen pengendapan (air
permukaan, air hujan, longsoran). Selanjutnya dilakukan kegiatan coal
gettinghingga pemuatan ke alat angkutnya. Untuk lapisan batubara yang keras,
maka terlebih dahulu dilakukan penggaruan.
7 Pengangkutan Batubara ke (coal hauling)
Setelah dilakukan kegiatan coal getting, kegiatan lanjutan
adalah pengangkutan batubara (coal hauling) dari lokasi tambang (pit) menuju
stockpile atau langsung ke unit pengolahan.
8 Pengupasan parting (parting removal)
Parting batubara yang memisahkan dua lapisan atau lebih
batubara peerlu dipindahkan agar tidak mengganggu dalam penambangan batubara.
9 Backfilling (dari tempat penyimpanan sementara)
Tanah penutup maupun tanah pucuk yang sebelumnya disimpan di
tempat penyimpanan sementara akan diangkut kembali ke daerah yang telah
tertambang (mined out). Kegiatn ini dimaksudkan agar pit bekas tambang tidak
meninggalkan lubang yang besar dan digunakan untuk rehabilitasi lahan pasca
tambang.
Perataan dan Rehabilitasi Tanah (spreading)
Terdiri dari pekerjaan penimbunan, perataan, pembentukan,
dan penebaran tanah pucuk diatas disposal overburden yang telah di backfilling,
agar daerah bekas tambang dapat ditanami kembali untuk pemulihan lingkungan
hidup (reclamation).
1 1. Penghijauan (reclamation)
Merupakan proses untuk penanaman kembali lahan bekas
tambang, dengan tanaman yang sesuai atau hampir sama seperti pada saat tambang
belum dibuka.
1 2. Kontrol (monitoring)
Kegiatan ini ditujukan untuk pemantauan terhadap aplikasi
rencana awal penambangan. kontrol akan dilakukan terhadap lereng tambang,
timbunan, ataupun lingkungan, baik terhadap pit yang sedang aktif maupun pit
yang telah ditambang.
OUTPUT
·
Batu Bara Siap Pakai
·
Limbah tanah yg tercemar
·
Limbah Air
yg tercemar
·
Polusi
Udara
·
OLI
Bekas,Majun Bekas dll ( Dalam Maintenance )
Sumber :
http://kridawebster.blogspot.co.id/2014/12/makalah-input-proses-output-outcome.html
http://agungmuklis.blogspot.co.id/2015/11/production-sistem-lengkap-dengan.html
https://www.google.com/search?q=gambar+struk&client=firefox-b-ab&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwiM8JTdsYnXAhWD6CYKHeu6AJcQ_AUICigB&biw=1366&bih=659#imgrc=Kmh0RcN7_89jmM:






The King Casino: The New King & The World of Gaming
BalasHapusThe King https://jancasino.com/review/merit-casino/ Casino is herzamanindir.com/ the new place wooricasinos.info where the real money gambling is legal in 출장안마 Florida and Pennsylvania. We love https://septcasino.com/review/merit-casino/ the new casino. We've got some great